Harga Jasa Arsitek

shares

Harga Jasa Arsitek

Mungkin ada dari pembaca semua yang sedang bingung tentang harga jasa arsitek , Sebenarnya sih menetukan seorang arsitek berdasarkan harganya memang bisa menjadi sesuatu yang gampang-gampang susah atau mungkin malah membingungkan bagi yang belum terbiasa. 

Harga jasa untuk arsitek bisa sangat bervariatif tergantung service apa yang anda inginkan. 

Karena mungkin di beberapa orang ada yang hanya memesan desain saja, dan di kasus yang lain hanya meminta gambar kerja dan Rencana Anggaran Biaya dan bisa juga sebagian orang yang lain malah menginginkan desain lengkap plus pengawasan di lapangan ketika pekerjaan pembangunan rumah dilaksanakan.
Harga Jasa arsitek

Berikut dibawah ini adalah beberapa metode yang biasa diterapkan arsitek dalam menetukan berapa fee atau harga jasa mereka.
  1. Harga Jasa Arsitek Dihitung per meter luas bangunan
    Dengan metode ini, biaya desain akan diperhitungngkan berdasarkan tiap meter bangunan yang telah atau akan didesain. Contohnya arsitek A menentukan biaya jasa Rp. 50.000,- per meter persegi, maka ketika rumah anda telah selesai dibuatkan desainya dan sudah terlihat bahwa luas bangunan adalah 150m2, maka biaya jasanya adalah  Rp. 50.000,- dikalikan dengan 150m2, jadi hasilnya adalah Rp. 7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah). Besaran biaya per meter untuk masing masing arsitek bisa berbeda-beda, ada yang mematok harga 40 ribu, 30 ribu, bahkan ada yang sampai Rp.150.000,-  untuk dokumen perencanaan komplit dan mungkin juga berikut pengawasan ketika membangun nantinya. walaupun memang tidak menutup kemungkinan harga bisa jadi sangat murah sampai pada level harga 10 ribu per m2. Ini bisa terjadi dikarenakan Produk yang arsitek berikan cukup terbatas pada desain denah dan tampak saja, tidak sampai gambar kerja lengkap dan RAB-nya. Kami sarankan.. Anda harus cukup berhati-hati dalam memilih arsitek untuk urusan harga jasa. Jadi sebaiknya jangan sekedar memilih yang paling murah, bisa jadi yang anda dapatkan banyak Produk yang dikurangi dan dikerjakan secara tidak sempurna.
  2. Harga Jasa Arsitek Berdasarkan Persentase Biaya Konstruksi
    Model perhitungan ini sering sekali diterapkan pada arsitek berkeahlian unik & khusus seperti rumah-rumah berarsitektur klasik yang membutuhkan ketelitian dan tingkat kerumitan yang tinggi. Tidak menutup kemungkinan juga untuk model bangunan mewah lain yang juga memerlukan detil detil yang rumit dan custom sekali. Semakin komplex desain ornamen dan material bangunan yang digunakan pada desain sebuah rumah, artinya tingkat kesulitan akan semakin tinggi. Hal ini akan berpengaruh pada hitungan RAB yang akhirnya nanti akan menentukan besaran persentase jasa arsitek yang harus anda bayarkan. Misalkan arsitek X mematok harga 2% dari total biaya kontruksi/ pembangunan rumah (RAB). Pada saat gambar desain rumah sudah selesai dan dihitung biaya pembangunannya sebesar 5 Milyard, maka biaya jasa arsitek adalah 5 Milyard dikalikan 2% sehingga didapatkan biaya arsitek sebesar 100 juta rupiah. Hal ini biasanya sengaja diterapkan pada bangunan-bangunan mewah yang kadang pemiliknya bisa cukup ribet karena menginginkan rumah mereka dibangun dengan cita rasa arsitektur yang tinggi sehingga mungkin akan sangat banyak perubahan pada detil ornamen exterior maupun interior juga material bangunan. Kalau persentase Jasa arsitek ditetapkan fix berdasar RAB awal, maka si arsiteklah yang akan merasa dirugikan apabila pemilik rumah melakukan banyak perubahan terhadap desain ketika pelaksanaan pekerjaan desain.
  3. Harga Jasa Arsitek dihitung per tiap jam konsultasi
    Teknik ini biasanya dipakai oleh arsitek yang sudah cukup berpengalaman dan memiliki nama yang terkenal. Arsitek dengan level ini biasa digunakan oleh konsultan-konsultan arsitek kecil yang tidak memiliki tenaga arsitek ahli atau senior, tapi hanya memiliki arsitek dengan kualifikasi lebih muda. Si konsultan yang tidak cukup memiliki sumber daya biasanya akan merekrut arsitek ahli bergaji tinggi karena proyek-proyek yang didapat tidak selalu rumah mewah. Solusinya adalah konsultan ini akan berkonsultasi pada arsitek ahli hanya ketika mendapatkan proyek desain rumah yang memiliki tingkat kesulitan tinggi seperti rumah mewah.
    Tapi, hal ini terjadi tidak pada sebuah konsultan saja, namun bisa juga terjadi pada perseorangan. Ada seseorang yang berkonsultasi pada seorang arsitek ahli dengan membawa gambar perencanaan yang sudah dikerjakan oleh arsitek sebelumnya. Biasanya ini dilakukan ketika seseorang masih kurang puas terhadap kinerja arsitek sebelumnya dan masih ingin berkonsultasi pada arsitek yang lebih ahli. Harga jasa arsitek yang ditetapkan oleh Arsitek ahli juga sangat beragam terrgantung pada pengalaman dan spesialisasinya masing masing.
  4. Harga Jasa Arsitek Berdasarkan biaya tetap (lumpsum)
    Cara Perhitungan ini biasanya bukan ditetapkan oleh arsitek, tapi oleh klien. Beberapa orang mungkin memiliki kekhawatiran akan biaya yang tidak fix  dan cenderung naik oleh karena biaya macam-macam yang mungkin ditetapkan oleh arsitek di kemudian hari. Solusinya ada seorang klien memutuskan untuk menggunakakan biaya jasa menggunakan metode lumpsum atau biaya tetap. Dengan metode ini arsitek akan menghitung secara rinci biaya apa saja yang akan ditetapkan oleh si pemilik rumah, baru memberitahukan harga jasa yang harus dibayar kepada klienya tadi. Dengan model ini Arsitek sudah tidak bisa lagi meminta biaya tambahan apapun yang terjadi hingga perencanaan berakhir, tentunya sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.
  5. Berdasarkan cost & fee
    Sebenarnya Ini mirip dengan metode nomor 2 (Berdasarkan persentase biaya konstruksi), namun bedanya, si arsitek turut serta dalam pengawasan dan pembangunan rumah yang kemudian mendapat fee/ upah jasa   berdasarkan total keseluruhan biaya pembangunan termasuk biaya-biaya tambahan akibat beberapa revisi gambar yang diminta pemiik rumah. Harga yang ditetapkan sudah berbeda dari RAB awal karena dalam pelaksanaan sangat dimungkinkan terjadi perubahan-perubahan seperti denah, ornamen, material, dan lain-lain.
  6. Bebas biaya desain, Banyak perusahaan arsitek atau profesional perorangan yang berprofesi sebagai arsitek akan membebaskan anda dari biaya desain apabila dia berfungsi juga sebagai pemborong (design and build) dalam pekerjaan pembangunan rumah anda. Arsitek tidak akan rugi ketika menggratiskan biaya desain karena akan mendapatkannya dari biaya jasa kontraktor yang juga dia kerjakan.

Pada link dibawah ini adalah contoh harga jasa arsitek yang berlaku pada http://www.matakonstruksi.com , dimana didalamnya termasuk juga jasa design & build yang mengratiskan jasa perencanaan dan gambar.
>>>>>>>> Baca Disini : Harga Jasa Arsitek matakonstruksi



Related Posts

0 comments :

Posting Komentar